bagaimana menurutmu terhadap blog ini?

Saturday, October 3, 2015

Hutanku Bukan Hutanmu (edisi puisi)



Hutanku, Bukan Hutanmu

By: Dian Montanesa 


Api dimana-mana
Panas membara
Manusia lupa
Bahwa ia seharusnya menjaga

Api dimana-mana
Kabut membutakan mata
Kabut menghalangi sinarnya
Menghalangi sinarnya menyinari bumi

Api dimana-mana
Tak ada yang sadar, bahwa kematian mengintai
Api dimana-mana
Di Sumatera, di Kalimanta, Sulawesi, di Jawa, hanya Irian yang tak tersentuh

Merah dimana-mana
Tanda api tak kunjung padam

Merah dimana-mana
Masyarakat mulai marah
Tapi apa daya hutan telah menjadi abu
Abu nan mematikan

Katanya ini negeri paru-paru dunia
Lantas mengapa dibakar?
Katanya ini negeri memiliki hutan yang dijaga
Lantas mengapa dibakar?
Apakah untuk kepentingan sebelah pihak?
Lalu mana kuasamu? Wahai Sang pemimpin?

Hutanmu bukan hutanmu,
Hutan ini milik bumi,
Hutanku bukan hutanku,
Hutan ini milik pencipta
Hutanmu dan  hutanku seharusnya dijaga
Bukan diberi warna merah
Yang artinya terbakar “selamanya”.

Kuingatkan sekali lagi, hutanmu bukan milikmu,

Monday, April 6, 2015

~Hitam Legam~

HITAM LEGAM
ciptaan: dian montanesa
Bagaimana tak hitam legam..
Setiap tanah dijajaki..
Bagaimana tak hitam legam..
Panas terik dilewati..

Bagaimana tak hitam legam..
Baru saja panas, hujan berderu ditelusuri...
Bagaimana tak hitam legam..
Tak berpayung, tak berpelindung, tak berjubah semua jejak dilucuti satu persatu ibarat sang penguasa kompas..

Bagaimana tak hitam legam..
Aku lupa diri ketika ditengah belantara, yang ku ingat hanya bagaimana menatap satu persatu lukisan alam nan indah..
Bagaimana tak hitam legam..
Tak pernah terpoles serbuk-serbuk putih diwajah agar mampu tampak indah..

Bagaimana tak hitam legam.
Apabila yang dirawat hanya jiwa petualang dan melupakan keindahan wajah..

Tak apakah kau menjadi hitam legam?
Tak apa toh jalanku telah panjang..

Tak apakah kau menjadi hitam legam?
Tak apa..toh hidupku bewarna meskipun resikonya hitam legam..

~SELESAI~

Friday, March 20, 2015

BEASISWA DATA PRINT 2015

 

 

 

Beasiswa DataPrint 2015 Bagi 500 Pelajar & Mahasiswa


Pengguna setia produkDataPrint umumnya sudah mengetahui program beasiswa yang rutin diadakan setiaptahun sejak tahun 2011. Program yang ditujukan bagi pelajar dan mahasiswapengguna produk DataPrint ini telah membantu kelancaran pendidikan bagi ribuanpengguna DataPrint. Beasiswa yang diberikan berkisar dari Rp 250 ribu, Rp 500ribu dan Rp 1 juta. Di tahun 2015, sebanyak 500 orang akan menjadi penerimabeasiswa.

Kemudahan dalampendaftaran dan bebas biaya registrasi menjadi faktor penarik bagi pencaribeasiswa. Pengguna DataPrint tidak hanya dapat memanfaatkan produk tinta dankertas namun juga langsung dapat mendaftar di program beasiswa. Tidak adapemberlakuan kuota berdasarkan asal daerah dan sekolah/perguruan tinggi. Jadi, setiappendaftar memiliki peluang yang sama untuk terseleksi sebagai penerimabeasiswa. Aspek penilaian berdasarkan essay, prestasi dan keaktifan. Untuk menambahpoin penilaian, peserta diharapkan membagi info mengenai program beasiswaDataPrint melalui tulisan di blog, forum atau status pada media sosial yangdimiliki.

Pendaftaran dibagi duaperiode, sebagai berikut:

Pendaftaran periode 1 : 10 Februari – 30 Juni2015
Pengumuman              : 10 Juli 2015

Pendaftaran periode 2   : 1 Juli – 25Desember 2015
Pengumuman               : 13 Januari2016

Info lengkap danpendaftaran beasiswa DataPrint, klik www.beasiswadataprint.com
 nformasi lebih lanjut: beasiswa DataPrint (www.beasiswadataprint.com) dan website DataPrint (www.dataprint.co.id).

Friday, December 5, 2014

(Edisi Puisi) APALAH ARTI SEBUAH SENYUMAN?



APALAH ARTI SEBUAH SENYUMAN?
By: Dian Montanesa
Ketika mentari terdiam,
Ketika malam menyergap,
Ketika keheningan berkuasa,
Tak ada nan lebih indah dari sebuah tarikan keikhlasan di wajah

Ketika hujan menyebar kedinginan
Ketika bintang merangkap sunyi
Tak ada nan lebih indah dari secarik ukiran keikhlasan di wajah

Ketika mentari tak secerah nan dulu
Ketika hujan tak se ebat kemaren
Ketika bintang tak Seindah malam itu
Tapi, sebuah pahatan di wajah itu tak kan pernah luntur indahnya

Apa arti sebuah tarikan, ukiran, pahatan di wajah itu?
Oh iya, artinya senyuman,
Lantas, apa artinya apabila hanya sekedar tarikan, ukiran, pahatan palsu?
Atau apa artinya apabila tarikan, ukiran, pahatan itu sama?

Apa sama ukiran senyuman antara dia dan dia berarti saling tertarik hati?
Atau
Apabila sama pahatan senyuman antara engkau dan engkau berarti saling tertarik diri?
Apalah arti sebuah senyuman??

Wednesday, July 23, 2014

Ketika masa lalu dan masa depan berkumpul (edisi puisi)



Ketika masa lalu dan masa depan berkumpul

By: Dian Montanesa

Ketika masa lalu dan masa depan berkumpul
Masa apa yang akan kau pilih??

Ketika masa lalu dan masa depan berkumpul
Mana yang akan engkau dahulukan?
Atau apa yang akan kamu bahas lebih banyak

Ketika masa lalu dan masa depan berkumpul
Siapa yang akan kau pilih?
Apa yang akan kau tepati?
Atau kemana kau akan membawa dirimu?

Ketika masa lalu dan masa depan berkumpul
Mana yang akan lebih kau cintai? Mana yang lebih kau hormati? Mana yang lebih kau hargai? Mana yang lebih kau pahami, mana yang lebih kau rasuki? Mana yang lebih ingin kau tata rapi? Dan mana yang lebih ingin kau miliki?

Ketika masa lalu dan masa depan berkumpul
dan ketika dirimu pusing untuk memilihnya biarlah keduanya tetap berkumpul meskipun tak akan pernah bersatu, pilihlah mana yang lebih banyak manfaatnya untuk kamu, dia, kita, mereka, dan semuanya, agar tak ada lagi penyesalan dibalik kaki-kaki lincahmu





Saturday, July 5, 2014

Hal yang tak bisa dikembalikan

Hal yang tak bisa dikembalikan

Banyak hal yang tidak bisa dikembalikan, salah duanya adalah batu yang telah dilemparkan dan ucapan yang telah kita lontarkan, pada kali ini yang akan saya bahas lebih jauh adalah ucapan yang telah di lontarkan,
è Ucapan atau perkataan yang kita ucapkan hendaknya ada filternya terlebih dahulu, bisa disaring terlebih dahulu, benar adanya apabila kita harus mengatakan apa yang sebenarnya, tetapi alangkah lebih baik ketika disampaikan ada batas-batasnya sehingga tidak menyakiti orang lain, karena
·        jangan salahkan oranglain selalu mengingat kata-kata kasar yg kita lontarkan tertanam di hati lubuk hatinya sepanjang masa
·        Jangan salahkan oranglain akhirnya  tidak nyaman dengan kita karena ucapan kasar yan dahulu kita ucapkan ke padanya membuatnya membenci kita
·        Jangan salahkan oranglain iba hatinya karena mendengar ucapan kasar kita kepadanya
·        Jangan salahkan oranglain meneteskan air mata karena ucapan kaasar kita
·        Jangan salahkan oranglain menjauhi kita karena ucapan kita telah menusuk hatinya
·        Jangan salahkan oranglain pabila seumur hidupnya selalu mengingat kata-kata kasar yang kita ucapkan
·        Jangan salahkan oranglain menganggap kita orang yang jahat karena ucapan kita menyakitinya
·        Jangan salahkan oranglain bertindak kasar kepada kita karena ucapan kasar kita
·        Jangan salahkan oranglain tak mau bersama kita (lagi) karena ucapan kasar kita

Karena bagaimanapun, meski orang yang kita sakiti telah memaafkan kita atas ucapan kasar tersebut, apabila ucapan kasar itu tidak bisa luntur, atau hilang, bukan orang itu yang tidak ikhlas memaafkan kita, bukan orang itu busuk hatinya, tetapi karena ucapan yang kita lontarkan kepadanya terlalu menyakitkan yang akhirnya telah merasuk, dan menyakiti hati orang tersebut sesakit-sakitnya, sedalam-dalamnya..
Jangan salahkan...
Jangan salahkan...
Oranglain,
Coba lihat kesini,
Ke Diri sendiri